December 3, 2023
Erol Iba Arema

Erol Iba saat membela Arema

Erol Iba, soerang pemain sepak bola yang mempu mempersembahkan 3 trofi dalam 3 musim untuk Arema. Pemain yang mempunyai nama lengkap Erol Franciscus Xaverius Iba memperkuat Arema sejak turun kasta ke Divisi I Liga Pertamiina 2004. Didatangkan dari PSPS Pekanbaru, pemain asal Jayapura itu berseragam Arema hingga Liga Indonesia (Ligina) 2006.

Erol Iba saat menghadapi Persib Bandung
Erol Iba saat menghadapi Persib Bandung

Awalnya, Erol Franciscus Xaverius Iba menempati posisi bek sayap kiri. Meskipun ia adalah seorang pemain belakang, tetapi Ia sering ikut serta dalam serangan Arema. Kecepatan dan daya jelajahnya menjadi keunggulan utama ketika bermain di posisi penyerang sayap. Tidak mengherankan bahwa ia telah mencetak beberapa gol selama karirnya.

Erol Iba mencatatkan gol pertamanya dalam musim keduanya bersama Arema. Tepatnya dalam pertandingan perdana Liga Indonesia 2005 pada tanggal 6 Maret 2005. Pada laga tersebut, Arema berhasil mengalahkan PSS Sleman dengan skor 4-0 di kandang mereka sendiri. Gol yang dicetak oleh Iba pada menit ke-83 sempat menjadi kontroversial karena juga diklaim sebagai gol bunuh diri oleh bek PSS Sleman, Anderson da Silva.

Dalam kariernya tiga musim di Arema, Erol Iba menorehkan dua gol. Selain gol ke gawang PSS Sleman, Erol Iba juga pernah membobol gawang Deltras Sidoarjo di musim yang sama (13/4/2005). Golnya di menit 82 kala itu berhasil menyelamatkan Arema dari kekalahan dan memaksakan hasil imbang 2-2, sekaligus membawa pulang satu poin ke Malang.

Persembahan Gelar

Erol Iba untuk pertama kalinya mempersembahkan trofi gelar juara Divisi I Liga Pertamina 2004. Di musim kedua dan ketiganya, ia berhasil mempersembahkan trofi gelar juara Copa Indonesia dalam dua edisi beruntun. Iba berperan penting dalam dua pertandingan final Copa Indonesia pada tahun 2005 dan 2006.

Sebagai sosok bek sayap kiri, Erol Franciscus Xaverius Iba mewarisi nomor keramat milik sang legenda Arema, Aji Santoso. Nomor punggung itu terakhir dikenakan Aji Santoso di pengujung kariernya sebelum memutuskan pensiun di akhir musim Liga Indonesia 2003.

sumber: wearemania

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *